Mengapa saya membahas tentang ginjal rusak? Sebab Indonesia termasuk
negara dengan tingkat penderita gagal ginjal yang cukup tinggi.
PERNEFRI (Persatuan Nefrologi Indonesia) memiliki data bahwa
diperkirakan ada 70 ribu penderita gagal ginjal di Indonesia, namun yang
terdeteksi dan menjalani hemodialisis (cuci darah) hanya sekitar
4.000—5.000 penderita saja. Banyak pula yang telah menjalani terapi
hemodialisis meninggal dunia karena mahalnya biaya yang dikeluarkan.
Anda bisa bayangkan harga sekali hemodialisis sekitar Rp 800.000 (harus
dilakukan seminggu 3×), belum lagi diharuskan injeksi hormon
erythropoietin
(hormon yang berfungsi menstimulasi pembentukan eritrosit) seharga ± Rp
400.000. Jadi, harga sebulan terapi mencapai puluhan juta rupiah.
Brrrrmm, oleh sebab itu lebih baik kita mencegah daripada mengobatinya.
Mau tahu beberapa penyebab kerusakan ginjal, simak artikel berikut
ini.
Beberapa penyebab ginjal rusak adalah:
1. Kebiasaan Makan Asupan Garam yang Tinggi

Asupan
garam yang tinggi dapat menyebabkan hipertensi, yang merupakan salah
satu penyebab gagal ginjal. Selain itu, menurut penelitian Jones-Burton
dkk., tingginya asupan garam juga dapat memperburuk albuminuria
(keluarnya albumin dari ginjal dalam urin). Sebagai catatan bahwa
mikroalbuminuria adalah pertanda bahwa fungsi ginjal mulai memburuk,
jadi waspadalah.
2. Penggunaan Obat Diet

Penggunaan
obat-obatan diet dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal. Tiga bulan
penggunaan obat diet dapat mengganggu fungsi ginjal.
3. Suplemen Vitamin dan Jamu

Mereka
yang gemar minum minuman suplemen berenergi harus mengimbanginya
dengan gemar berolahraga dan makan makanan bergizi. Meski demikian,
pengkonsumsi minuman berenergi juga tetap harus waspada sebab mengandung
kandungan berbahaya bagi ginjal, seperti zat pengawet, pewarna,
perasa, dan pemanis.
Mereka yang sering mengkonsumsi jamu juga harus waspada terhadap
gagal ginjal. Jamu sesungguhnya 100% mengandung bahan-bahan alami,
tetapi dalam perkembangannya, beberapa produsen jamu menambahkan
bahan-bahan kimia yang mengganggu ginjal.
4. Minuman Bersoda (
Soft Drink)

Penelitian menunjukkan bahwa
soft drink
mengandung kadar gula yang tinggi, yang dapat menyebabkan obesitas,
sindrom metabolik, diabetes, penyakit kardiovaskular, dan gagal ginjal.
Memang efeknya tidak langsung namun merupakan efek akumulasi. Kadar
gula tinggi mengakibatkan diabetes dan asam urat (
gout) yang keduanya menyebabkan gagal ginjal.
5. Mengkonsumsi Obat Pereda Nyeri

Mengkonsumsi
obat-obatan pereda nyeri yang mengandung ibuprofen berlebih maupun
mengkonsumsi dalam jangka waktu panjang dapat menyebabkan timbulnya
nefritis interstialis (peradangan ginjal), yang mengarah pada gagal
ginjal.
Nah, dalam tulisan tersebut hanya dipaparkan 5 saja penyebab umum
kerusakan ginjal. Tulisan saya kutip dari Waspadalah 24 Penyebab Ginjal
Rusak, karya dr. Kristiana Fransisca, penerbit Cerdas Sehat. Mau tahu
penyebab-penyebab lainnya? Anda dapat membaca sendiri bukunya atau
menghubungi saya via email
henry_dermawan01@yahoo.com. Akhir kata, semoga artikel tersebut bermanfaat bagi kita semua. Salam Sehat Selalu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar