Minggu, 12 Mei 2013

Mengapa saya membahas tentang ginjal rusak?  Sebab Indonesia termasuk negara dengan tingkat penderita gagal ginjal yang cukup tinggi.  PERNEFRI (Persatuan Nefrologi Indonesia) memiliki data bahwa diperkirakan ada 70 ribu penderita gagal ginjal di Indonesia, namun yang terdeteksi dan menjalani hemodialisis (cuci darah) hanya sekitar 4.000—5.000 penderita saja.  Banyak pula yang telah menjalani terapi hemodialisis meninggal dunia karena mahalnya biaya yang dikeluarkan.  Anda bisa bayangkan harga sekali hemodialisis sekitar Rp 800.000 (harus dilakukan seminggu 3×), belum lagi diharuskan injeksi hormon erythropoietin (hormon yang berfungsi menstimulasi pembentukan eritrosit) seharga ± Rp 400.000.  Jadi, harga sebulan terapi mencapai puluhan juta rupiah.  Brrrrmm, oleh sebab itu lebih baik kita mencegah daripada mengobatinya.  Mau tahu beberapa penyebab kerusakan ginjal, simak artikel berikut ini.

Beberapa penyebab ginjal rusak adalah:
1.  Kebiasaan Makan Asupan Garam yang Tinggi
Asupan garam yang tinggi dapat menyebabkan hipertensi, yang merupakan salah satu penyebab gagal ginjal.  Selain itu, menurut penelitian Jones-Burton dkk., tingginya asupan garam juga dapat memperburuk albuminuria (keluarnya albumin dari ginjal dalam urin).  Sebagai catatan bahwa mikroalbuminuria adalah pertanda bahwa fungsi ginjal mulai memburuk, jadi waspadalah.
2.  Penggunaan Obat Diet
Penggunaan obat-obatan diet dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal.  Tiga bulan penggunaan obat diet dapat mengganggu fungsi ginjal.
3.  Suplemen Vitamin dan Jamu
Mereka yang gemar minum minuman suplemen berenergi harus mengimbanginya dengan gemar berolahraga dan makan makanan bergizi.  Meski demikian, pengkonsumsi minuman berenergi juga tetap harus waspada sebab mengandung kandungan berbahaya bagi ginjal, seperti zat pengawet, pewarna, perasa, dan pemanis.
Mereka yang sering mengkonsumsi jamu juga harus waspada terhadap gagal ginjal.  Jamu sesungguhnya 100% mengandung bahan-bahan alami, tetapi dalam perkembangannya, beberapa produsen jamu menambahkan bahan-bahan kimia yang mengganggu ginjal.
4.  Minuman Bersoda (Soft Drink)
Penelitian menunjukkan bahwa soft drink mengandung kadar gula yang tinggi, yang dapat menyebabkan obesitas, sindrom metabolik, diabetes, penyakit kardiovaskular, dan gagal ginjal.  Memang efeknya tidak langsung namun merupakan efek akumulasi.  Kadar gula tinggi mengakibatkan diabetes dan asam urat (gout) yang keduanya menyebabkan gagal ginjal.
5.  Mengkonsumsi Obat Pereda Nyeri
Mengkonsumsi obat-obatan pereda nyeri yang mengandung ibuprofen berlebih maupun mengkonsumsi dalam jangka waktu panjang dapat menyebabkan timbulnya nefritis interstialis (peradangan ginjal), yang mengarah pada gagal ginjal.
Nah, dalam tulisan tersebut hanya dipaparkan 5 saja penyebab umum kerusakan ginjal.  Tulisan saya kutip dari Waspadalah 24 Penyebab Ginjal Rusak, karya dr. Kristiana Fransisca, penerbit Cerdas Sehat.  Mau tahu penyebab-penyebab lainnya?  Anda dapat membaca sendiri bukunya atau menghubungi saya via email henry_dermawan01@yahoo.com.  Akhir kata, semoga artikel tersebut bermanfaat bagi kita semua.  Salam Sehat Selalu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar