Minggu, 12 Mei 2013

Saat memilih dokter spesialis kebidanan dan penyakit kandungan (Obstetrics & Gynecology), kenyamanan selalu menjadi prioritas. Namun, kenyamanan itu juga harus dibarengi dengan kredibilitas yang baik demi kesehatan dan keselamatan bunda dan bayinya. Bila kurang jeli, kenyamanan dan kesehatan Anda serta janin bisa terganggu.
  • Membuat Anda merasa nyaman.
  • Bersedia memberikan jawaban atas pertanyaan Anda secara tuntas. Dia menghargai semua pertanyaan Anda, baik yang ringan maupun yang berat.
  • Tidak membuat Anda merasa terburu-buru saat berkonsultasi dengannya.
  • Tidak membuat Anda menunggunya lebih dari 30 menit setelah membuat janji dengan Anda, kecuali dia harus mengatasi kondisi gawat darurat.
  • Memberi nasihat tanpa ada kesan menghakimi atau memerintah.
  • Selalu memberi penjelasan atas semua tindakan yang akan dia lakukan.
  • Mengingatkan Anda sebelumnya bila ada prosedur atau tindakan yang bisa menimbulkan rasa tidak nyaman.
  • Menjelaskan risiko dan manfaat dari setiap tes atau prosedur sampai Anda memahaminya.
  • Memahami kondisi kesehatan Anda, termasuk yang terkait etnis dan riwayat kesehatan keluarga.  
  • Menghormati kepercayaan atau agama yang Anda anut.
  • Merekomendasikan atau menyarankan Anda untuk pergi ke ahli lain bila kondisi Anda memerlukan penanganan yang di luar kemampuannya.
  • Berpraktek di suatu rumah sakit atau tempat bersalin lain yang membuat Anda merasa nyaman, termasuk jaraknya dari tempat tinggal Anda dan tawaran pilihan pereda nyeri serta fasilitas lain yang sesuai harapan Anda. (me)
Sekalipun penyebab penyakit tuberkulosis (TB) pada anak dan dewasa sama, yaitu bakteri Mycobacterium tuberculosis, namun ternyata gejala dan mekanisme TB berbeda pada keduanya. Karena itulah dibutuhkan penanganan khusus untuk kasus-kasus TB pada anak.

Spesialis anak dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dr. Wahyuni Indawati, Sp.A mengatakan, penanganan TB pada anak berbeda dengan orang dewasa, khususnya pada identifikasi gejala, pemeriksaan, dan diagnosis.

Identifikasi gejala perlu dibedakan karena gejala TB pada anak tidak sama dengan orang dewasa. "Gejala TB pada anak tidak khas dan dapat disebabkan oleh penyakit lain," ujar Wahyuni dalam Seminar Media bertajuk "Tuberkulosis pada Anak dan Nilai dari Vaksinasi" yang diadakan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) beberapa waktu lalu.
Namun orangtua perlu mencurigai anak terinfeksi bakteri TB apabila anak demam lama lebih dari dua minggu,  batuk lebih dari tiga minggu, anak lesu dan tidak seaktif biasanya, napsu makan turun, berat badan tidak naik selama dua bulan, terjadi kontak dengan pasien TB paru dewasa, dan teraba benjolan di leher.

Wahyuni memaparkan, saat anak terinfeksi bakteri TB, belum tentu ia akan langsung mengalami penyakit TB. Bila daya tahan tubuh anak kuat,  bakteri TB akan "tidak aktif" untuk berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Saat daya tahan tubuh anak melemah, barulah penyakit TB menimbulkan gejala.

Setelah mengetahui gejala, lanjut Wahyuni, orangtua perlu melakukan pemeriksaan TB pada anak. Untuk meningkatkan diagnosis, pemeriksaan TB anak pun berbeda dengan dewasa. Pada orang dewasa pemeriksaan TB biasanya dengan dahak. Namun pada anak, pemeriksaan dahak biasanya akan menimbulkan hasil false negative. Selain TB anak jarang disertai dengan batuk, bakteri TB dalam dahak anak juga terlalu sedikit.

Pemeriksaan TB anak dilakukan dengan dua cara, yaitu uji tuberkulin dan rontgen dada. Uji tuberkulin merupakan pemeriksaan utama yaitu dengan menyuntikkan protein bakteri TB di bawah kulit untuk menilai adanya respon tubuh terhadap bakteri. "Jika positif maka artinya tubuh pernah terpapar bakteri TB sebelumnya sehingga menimbulkan reaksi," jelas Wahyuni.

Sedangkan rontgen dada dilakukan untuk menilai adanya kelainan pada paru. Pemeriksaan rontgen dada dapat membantu diagnosa tetapi tidak dapat digunakan sebagai satu-satunya alat diagnosa. Bila hasil pemeriksaan dianggap kurang lengkap, pemeriksaan dahak juga dapat dilakukan.
Kanker adalah penyakit yang menjadi momok bagi banyak orang. Namun kanker masih bisa ditangani bila didiagnosa sejak awal. Untuk itu, ada beberapa gejala kanker yang perlu diwaspadai dan tidak boleh diabaikan.

Gejala-gejala awal kanker sering diabaikan oleh pasien karena dianggap bisa hilang dengan sendirinya. Padahal semakin dini kanker dideteksi, maka semakin besar harapan hidup pasien.

Setidaknya adal 11 gejala kanker yang tidak boleh diabaikan, seperti dilansir Lifemojo, Sabtu (11/6/2011):


1. Berat badan turun secara tak terduga
Banyak wanita akan senang menurunkan berat badan tanpa harus olahraga atau diet ketat, tetapi ini mungkin berubah menjadi gejala kanker kecuali tidak disebabkan oleh kelenjar tiroid hiperaktif. Oleh karena itu, penurunan berat badan yang tak terduga dan tidak disengaja tidak boleh diabaikan.


2. Kembung
Kembung begitu umum dirasakan oleh banyak orang, tapi kalau kembung dirasakan terus-menerus untuk jangka waktu yang lebih lama, maka itu adalah sesuatu yang tidak boleh diabaikan. Waspadai gejala lain seperti nyeri panggul, masalah kencing, inkontinensia (ketidakmampuan mengontrol BAB) dan perasaan kenyang bahkan tanpa makan banyak. Gejala-gejala ini dapat menunjukkan gejala kanker ovarium.

3. Perubahan pada payudara
Untuk meningkatkan kesadaran kanker payudara, banyak wanita sekarang telah mengembangkan kebiasaan pemeriksaan diri. Mereka biasanya mencari benjolan, tapi ini bukan satu-satunya gejala. Wanita juga harus berhati-hati kemerahan dan penebalan kulit payudara. Ruam selama beberapa minggu akan memerlukan perhatian medis.

4. Perdarahan yang tidak biasa
Jika Anda mengalami perdarahan yang tidak biasa di antara periode menstruasi, maka itu tidak boleh diabaikan. Sayangnya, banyak wanita premenopause cenderung mengabaikan ini. Hal ini dapat merupakan gejala kanker rahim, endometrium atau kolorektal. Jika darah muncul dalam air seni atau kotoran maka bisa lebih dari sekedar wasir. Hal ini dapat menandakan kanker usus besar, kandung kemih atau ginjal.

5. Perubahan kulit
Hati-hati pada perubahan kulit seperti pigmentasi berlebih, perdarahan atau pembentukan tahi lalat baru. Ini bisa menjadi gejala kanker kulit.

6. Kesulitan menelan
Kesulitan dalam menelan makanan atau tidak nyaman setelah menelan makanan, jika terus terjadi selama beberapa hari, maka harus mendapat perhatian dokter. Ini mungkin menunjukkan kanker kerongkongan.

7. Perubahan di dalam mulut
Jika Anda seorang perokok atau mengonsumsi segala bentuk tembakau, maka Anda akan perlu memeriksa setiap bercak putih di lidah dan bagian dalam mulut. Hal ini dapat menjadi tanda kanker mulut atau leukoplakia.


8. Sakit terus-menerus
The American Cancer Society menyatakan bahwa setiap rasa sakit terus-menerus atau sakit di dalam tubuh harus diperiksa sebagai gejala kanker, meskipun semua rasa sakit tidak selalu menunjukkan perkembangan kanker.


9. Perubahan pada kelenjar getah bening
Jika terjadi pembesaran kelenjar getah bening di leher atau di ketiak dan berlangsung selama lebih dari satu bulan, maka perlu mendapat perhatian medis.


10. Demam dan batuk terus-menerus
Bila demam dan batuk terjadi secara terus-menerus namun tidak disebabkan karena influenza atau infeksi lainnya, maka itu bisa menjadi gejala leukemia atau limfoma. Batuk dapat menyertai flu dan pilek atau demam, tetapi jika batuk tetap berlangsung selama lebih dari 3 minggu, maka tidak boleh diabaikan.

11. Perubahan testis
Kanker testis banyak terjadi pada pria yang pada kelompok usia 20 hingga 39 tahun. Pemeriksaan diri pada testis secara teratur perlu dilakukan dan setiap perubahan dalam penampilan tidak boleh diabaikan.
Beberapa senyawa diketahui bisa menyebabkan kanker (karsinogenik). Dan kini ada 8 senyawa baru yang dimasukkan ke dalam kategori karsinogenik yang patut diwaspadai.

Departemen Kesehatan dan Pelayanan AS melaporkan 8 senyawa karsinogen baru yaitu formaldehid, asam aristolochic, 0-nitrotoluen, captafol, cobalt-tungsten carbide (baik dalam bentuk bubuk atau logam keras), riddelliine, serat gelas tertentu dan stirena. Sehingga saat ini ada sekitar 240 daftar senyawa karsinogen yang terdaftar.

"Mengurangi paparan agen penyebab kanker adalah sesuatu yang diinginkan semua orang, dan laporan ini memberikan informasi penting mengenai zat yang bisa menimbulkan risiko kanker," ujar linda Birnbaum, PhD, direktur NIEHS (National Institute of Environmental Health Sciences) dan NTP (National Toxicology Program).

Delapan senyawa yang digolongkan karsinogen tersebut adalah:

1. Aristolochic acid
Orang dengan penyakit ginjal yang mengonsumsi produk nabati dengan aristolochic acid ditemukan memiliki risiko lebih tinggi terkena aknker kandung kemih dan saluran kemih atas. Asam ini ditemukan pada beberapa produk herbal seperti untuk obat peradangan, asam urat dan arthritis.

2. Formaldehid
Saat ini ada bukti kuat dari studi pada manusia yang menunjukkan orang dengan paparan tinggi formaldehid memiliki risiko lebih besar terkena kanker nasofaring, sinonasal dan leukemia myeloid. Senyawa ini tidak berwarna, mudah terbakar dan dipergunakan dalam produksi serat sintetis, tekstil, coating product, pengawet, produk untuk meluruskan rambut.

3. Captafol
Senyawa ini digunakan dalam fungisida untuk melindungi buah, sayuran, tanaman hias dan rumput dari jamur. Di AS sudah melarang penggunaan senyawa ini sejak tahun 1999, dan percobaan pada hewan tikus menunjukkan paparan senyawa ini bisa menyebabkan tumor.

4. Cobalt-tungsten carbide
Senyawa ini digunakan untuk memotong atau menggiling alat dan beberapa produk dalam industri. Logam keras ini sering disebut sebagai disemen (cemented).

5. Serat wol kaca
Beberapa wol kaca dan serat buatan telah teridentifikasi bisa masuk ke saluran pernapasan, sangat bertahan lama dan tinggal di paru-paru dalam waktu yang lama (biopersisten).

6. O-nitrotoluen
Studi laboratorium pada tikus menunjukkan pembentukan tumor akibat zat ini. Zat ini digunaakn sebagai pewarna untuk kertas, kulit, sutra, wol dan kapas serta untuk bahankimia pertanian, pestisida, petrokimia, bahan kimia karet, bahan peldak dan obat-obatan. Zat ini juga bisa ditemukan dalam air dekat fasilitas amunisi dan fasilitas pelatihan militer.

7. Riddelliine
Zat ini ditemukan pada tanaman genus Senecio yang banyak tumbuh di daerah berpasir di AS, studi laboratorium menemukan risiko lebih tinggi mengalami kanker hati dan leukemia pada tikus dan kanker paru pada mencit. Paparan pada manusia bisa terjadi jika mengonsumsi teh, madu, obat herbal atau makanan dari hewan yang diberi tanaman terkontaminasi.

8. Stirena
Bahan kimia sintetik ini digunakan secara global dalam pembuatan plastik, isolasi, iberglass, pipa, wadah makanan, alas karpet dan bagian mobil. Paparan manusia bisa terjadi dengan menghirup stirena dari asap rokok, bahan bangunan dan produk lainnya. Pada studi terbatas menunjukkan risiko lebih tinggi terkena kanker lymphohematopoietic dan kerusakan genetik dalam limfosit.

Senyawa yang termasuk dalam daftar karsinogen tidak dengan sendirinya bisa menyebabkan kanker, tapi ada banyak faktor yang menyebabkan kanker termasuk berapa lama ia terpapar dan kerentanan seseorang terhadap suatu zat tertentu.
Garam merupakan bumbu yang selalu digunakan dalam masakan sehari-hari. Tapi sebaiknya perhatikan jumlah asupan garam yang dikonsumsi, karena jika berlebihan bisa memicu beberapa penyakit.

Garam adalah mineral yang terdiri dari 40 persen natrium dan 60 persen klorida. Mineral tersebut memang penting untuk semua makhluk hidup, tapi tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan.

Kelebihan garam dalam tubuh bisa menyebabkan efek yang serius pada kesehatan, termasuk rasa haus, anemia, rasa lapar palsu dan beberapa penyakit utama .

1. Tekanan darah tinggi (hipertensi)
Asupan garam yang tinggi diketahui bisa meningkatkan tekanan darah. Studi tahun 2007 menemukan pasien dengan tekanan darah tinggi akan mendapatkan manfaat yang signifikan dengan mengurangi asupan garam.

2. Penyakit kardiovaskular

Tekanan darah yang tinggi bisa mengakibatkan seseorang terkena penyakit serius yang berhubungan dengan kardiovaskular seperti jantung dan kelumpuhan stroke. Diketahui mengurangi asupan 1 gram garam bisa mengurangi risiko stroke hingga seperenamnya.

3. Pembesaran jantung
Catatan medis menemukan asupan garam yang tinggi bisa membuat seseorang berisiko menderita left ventricular hypertrophy (pembesaran dari jaringan otot yang membentuk dinding utama jantung untuk memompa).

4. Retensi cairan
Jumlah natrium dalam tubuh menentukan tingkat cairan. Jika konsumsi garamnya terlalu banyak maka ginjal akan sulit menghilangkannya dan membuat tubuh mempertahankan cairan yang bisa memicu pembengkakan.

5. Gangguan sistem pencernaan
Garam berlebih yang masuk ke tubuh bisa berinteraksi dengan bakteri H.pylori yang menyebabkan tukak lambung, serta garam berlebih bisa mengurangi jumlah pepsin (enzim pencernaan) di dalam tubuh yang akan meningkatkan keasaman dan diare.

6. Meningkatkan sekresi empedu
Ketika seseorang banyak mengonsumsi makanan asin maka sekresi empedu akan meningkat yang menyebabkan kepadatan darah semakin tinggi sehingga mengurangi vitalitas. Hal ini juga mengakibatkan masalah kulit seperti wajah dan bibir kering serta kadang menyebabkan sakit dan pendarahan di bibir.

7. Osteoporosis
Kelebihan garam bisa mencegah penyerapan kalsium dalam tubuh yang membuat seseorang rentan terkena osteoporosis.
Mengapa saya membahas tentang ginjal rusak?  Sebab Indonesia termasuk negara dengan tingkat penderita gagal ginjal yang cukup tinggi.  PERNEFRI (Persatuan Nefrologi Indonesia) memiliki data bahwa diperkirakan ada 70 ribu penderita gagal ginjal di Indonesia, namun yang terdeteksi dan menjalani hemodialisis (cuci darah) hanya sekitar 4.000—5.000 penderita saja.  Banyak pula yang telah menjalani terapi hemodialisis meninggal dunia karena mahalnya biaya yang dikeluarkan.  Anda bisa bayangkan harga sekali hemodialisis sekitar Rp 800.000 (harus dilakukan seminggu 3×), belum lagi diharuskan injeksi hormon erythropoietin (hormon yang berfungsi menstimulasi pembentukan eritrosit) seharga ± Rp 400.000.  Jadi, harga sebulan terapi mencapai puluhan juta rupiah.  Brrrrmm, oleh sebab itu lebih baik kita mencegah daripada mengobatinya.  Mau tahu beberapa penyebab kerusakan ginjal, simak artikel berikut ini.

Beberapa penyebab ginjal rusak adalah:
1.  Kebiasaan Makan Asupan Garam yang Tinggi
Asupan garam yang tinggi dapat menyebabkan hipertensi, yang merupakan salah satu penyebab gagal ginjal.  Selain itu, menurut penelitian Jones-Burton dkk., tingginya asupan garam juga dapat memperburuk albuminuria (keluarnya albumin dari ginjal dalam urin).  Sebagai catatan bahwa mikroalbuminuria adalah pertanda bahwa fungsi ginjal mulai memburuk, jadi waspadalah.
2.  Penggunaan Obat Diet
Penggunaan obat-obatan diet dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal.  Tiga bulan penggunaan obat diet dapat mengganggu fungsi ginjal.
3.  Suplemen Vitamin dan Jamu
Mereka yang gemar minum minuman suplemen berenergi harus mengimbanginya dengan gemar berolahraga dan makan makanan bergizi.  Meski demikian, pengkonsumsi minuman berenergi juga tetap harus waspada sebab mengandung kandungan berbahaya bagi ginjal, seperti zat pengawet, pewarna, perasa, dan pemanis.
Mereka yang sering mengkonsumsi jamu juga harus waspada terhadap gagal ginjal.  Jamu sesungguhnya 100% mengandung bahan-bahan alami, tetapi dalam perkembangannya, beberapa produsen jamu menambahkan bahan-bahan kimia yang mengganggu ginjal.
4.  Minuman Bersoda (Soft Drink)
Penelitian menunjukkan bahwa soft drink mengandung kadar gula yang tinggi, yang dapat menyebabkan obesitas, sindrom metabolik, diabetes, penyakit kardiovaskular, dan gagal ginjal.  Memang efeknya tidak langsung namun merupakan efek akumulasi.  Kadar gula tinggi mengakibatkan diabetes dan asam urat (gout) yang keduanya menyebabkan gagal ginjal.
5.  Mengkonsumsi Obat Pereda Nyeri
Mengkonsumsi obat-obatan pereda nyeri yang mengandung ibuprofen berlebih maupun mengkonsumsi dalam jangka waktu panjang dapat menyebabkan timbulnya nefritis interstialis (peradangan ginjal), yang mengarah pada gagal ginjal.
Nah, dalam tulisan tersebut hanya dipaparkan 5 saja penyebab umum kerusakan ginjal.  Tulisan saya kutip dari Waspadalah 24 Penyebab Ginjal Rusak, karya dr. Kristiana Fransisca, penerbit Cerdas Sehat.  Mau tahu penyebab-penyebab lainnya?  Anda dapat membaca sendiri bukunya atau menghubungi saya via email henry_dermawan01@yahoo.com.  Akhir kata, semoga artikel tersebut bermanfaat bagi kita semua.  Salam Sehat Selalu.
Istilah angin duduk atau angina mungkin kata yang pernah Anda dengar. Pengertian angin duduk masih simpang siur. Ada yang menganggap angin duduk seperti masuk angin tetapi dapat mematikan, ada pula yang menganggap angin duduk sebagai hal yang berbahaya dan dapat menimbulkan kematian. Dalam istilah kedokteran sendiri, tidak dikenal istilah angin duduk. Apa sebenarnya yang dimaksud dengan angin duduk atau angina?

Angina

Disebut sebagai angin duduk atau angina karena orang yang mengalaminya dapat meninggal secara tiba-tiba. Mungkin pada saat duduk tiba-tiba orang tersebut meninggal. Angin duduk berhubungan dengan jantung. Karena tidak ada dalam istilah kedokteran, maka istilah yang mirip dengan yang dimaksud angin duduk adalah angina pectoris yang ditandai dengan rasa nyeri pada dada sebelah kiri.
Jantung terletak pada bagian dalam dada kiri Anda. Jantung yang kekurangan oksigen akan menyebabkan rasa nyeri, itulah sebabnya dada kiri Anda terasa nyeri. Rasa nyeri dan dada terasa seperti ditekan dapat berlangsung mulai dari 5 menit sampai 30 menit. Rasa nyeri ini bisa menjalar sampai ke bahu dan lengan kiri Anda. Jadi pada intinya, angin duduk atau angina merupakan penyakit jantung iskemik, yang disebabkan berkurangnya pasokan oksigen maupun aliran darah ke jantung.
Secara garis besar, rasa nyeri akibat kekurangan oksigen dapat terjadi karena dua penyebab. Yang pertama, karena adanya penyumbatan pada pembuluh darah di sekitar jantung yang membawa oksigen. Akibat dari penyempitan ini adalah kurangnya oksigen dari yang jumlah yang dibutuhkan. Penyebab kedua adalah adanya aktivitas berat yang mengakibatkan terjadinya lonjakan oksigen yang lebih daripada biasanya. Aktivitas yang dapat menyebabkan lonjakan kebutuhan oksigen misalnya saat berolahraga, mendaki, atau saat mengalami stres.

Gejala Angina

Rasa nyeri atau rasa ditekan di dada, merupakan gejala yang paling dapat dirasakan ketika terkena angina. Angina dapat menjadi peringatan bagi setengah dari mereka yang menderita serangan jantung. Beberapa orang mengalami napas tersengal-sengal atau kelelahan dan perasaan lunglai sebagai gejalanya. Hal ini mengindikasikan bahwa jantung tidak mendapatkan cukup oksigen karena penyumbatan koroner. Jika Anda sering mengalami hal tersebut, segeralah ke dokter untuk memeriksa jantung Anda. Meskipun demikian, setelah angina diberi perawatan, tidak ada jaminan bahwa serangan jantung dapat dicegah. Namun perawatan tersebut akan menurunkan risiko terjadinya serangan jantung dalam waktu dekat.

Menghindari Angina

Perhatikan juga angka sehat tubuh yang cukup penting untuk tubuh Anda, misalnya dengan menjaga:
  • Tekanan darah

    Tekanan darah dapat menyebabkan serangan angina pectoris karena tekanan darah yang tinggi dapat membuat kebutuhan tubuh terhadap oksigen meningkat. Info selengkapnya tentang tekanan darah tinggi atau hipertensi, dapat Anda temukan di artikel hipertensi.
  • Kadar Gula

    Tingkat kadar gula yang tinggi akan menghambat proses masuknya oksigen ke jantung. Info selengkapnya tentang gula darah dan diabetes, dapat Anda temukan di artikel: Diabetes.
  • Kolesterol

    Tingkat kolesterol harus dipantau karena penyumbat yang umum ditemukan pada pembuluh darah adalah lemak atau plak kolesterol. Info selengkapnya tentang kolesterol, dapat Anda temukan di artikel: Kolesterol.
Melakukan pemeriksaan darah yang sederhana sering kali mengindikasikan bahaya yang menanti lama sebelum seseorang mengalami gejala yang terlihat seperti angina. Maka, penting untuk memeriksakan tingkat kolesterol darah, kadar gula darah, dan juga tekanan darah Anda. Menjaga agar hal tersebut dalam batas yang normal menjadi hal yang penting untuk menghindari angina.

Mengatasi Angina

Seseorang yang merasakan rasa nyeri pada dada, sebaiknya segera memperbaiki pola hidup dan memeriksakan ke dokter. Jika kondisinya dibiarkan tanpa perawatan, kemungkinan besar hal itu akan memicu serangan jantung yang sangat fatal.
Selain itu, pola hidup tidak sehat menjadi hal yang umum yang menjadi penyebab angina dan taraf yang lebih parah yaitu serangan jantung. Kebiasaan merokok, tidak pernah berolahraga, makanan dengan kadar kolesterol tinggi, obesitas atau stres dapat menjadi pemicunya.
Angina merupakan indikasi bahwa ada yang tidak beres pada jantung Anda karena jika tidak dilakukan perubahan mungkin dapat menyebabkan serangan jantung yang dapat merenggut nyawa. Segeralah ubah pola hidup untuk menjalankan pola hidup yang sehat. Jangan lupa untuk berolahraga secara teratur dan jika Anda pernah terkena serangan angina atau angin duduk atau pernah memiliki penyakit jantung sebaiknya pilih olahraga yang jangan terlalu berat.
Kanker serviks atau kanker leher rahim (sering juga disebut kanker mulut rahim) merupakan kanker yang menyerang kaum wanita dan jumlah penderitanya meningkat beberapa tahun belakangan. Dari seluruh penderita kanker di Indonesia, sepertiganya adalah penderita kanker serviks. Kanker ini memang merupakan pembunuh wanita yang menakutkan. Memperoleh informasi tentang kanker ini dapat membantu lebih banyak wanita terhindar dari salah satu penyakit paling mematikan ini.

Kanker Serviks

Kanker serviks atau kanker leher rahim (sering juga disebut kanker mulut rahim) merupakan salah satu penyakit kanker yang paling banyak terjadi bagi kaum wanita. Setiap satu jam, satu wanita meninggal di Indonesia karena kanker serviks atau kanker leher rahim ini. Fakta menunjukkan bahwa jutaan wanita di dunia terinfeksi HPV, yang dianggap penyakit lewat hubungan seks yang paling umum di dunia.
Di Indonesia, setiap satu jam, satu wanita meninggal karena kanker serviks
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), infeksi ini merupakan faktor risiko utama kanker leher rahim. Setiap tahun, ratusan ribu kasus HPV terdiagnosis di dunia dan ribuan wanita meninggal karena kanker serviks, yang disebabkan oleh infeksi itu. Mengingat fakta yang mengerikan ini, maka berbagai tindakan pencegahan dan pengobatan telah dibuat untuk mengatasi kanker serviks atau kanker leher rahim.

Kanker serviks atau kanker leher rahim terjadi di bagian organ reproduksi seorang wanita. Leher rahim adalah bagian yang sempit di sebelah bawah antara vagina dan rahim seorang wanita. Di bagian inilah tempat terjadi dan tumbuhnya kanker serviks. Apa penyebab kanker serviks atau kanker leher rahim? Bagaimana cara pencegahannya? Serta bagaimana cara mengatasinya jika sudah terinfeksi HPV?

HPV

Kanker serviks disebabkan infeksi virus HPV (human papillomavirus) atau virus papiloma manusia. HPV menimbulkan kutil pada pria maupun wanita, termasuk kutil pada kelamin, yang disebut kondiloma akuminatum. Hanya beberapa saja dari ratusan varian HPV yang dapat menyebabkan kanker. Kanker serviks atau kanker leher rahim bisa terjadi jika terjadi infeksi yang tidak sembuh-sembuh untuk waktu lama. Sebaliknya, kebanyakan infeksi HPV akan hilang sendiri, teratasi oleh sistem kekebalan tubuh.

Penyebab dan Gejala Kanker Serviks

Kanker serviks menyerang daerah leher rahim atau serviks yang disebabkan infeksi virus HPV (human papillomavirus) yang tidak sembuh dalam waktu lama. Jika kekebalan tubuh berkurang, maka infeksi HPV akan mengganas dan bisa menyebabkan terjadinya kanker serviks. Gejalanya tidak terlalu kelihatan pada stadium dini, itulah sebabnya kanker serviks yang dimulai dari infeksi HPV dianggap sebagai "The Silent Killer".
Beberapa gejala bisa diamati meski tidak selalu menjadi petunjuk infeksi HPV. Keputihan atau mengeluarkan sedikit darah setelah melakukan hubungan intim adalah sedikit tanda gejala dari kanker ini. Selain itu, adanya cairan kekuningan yang berbau di area genital juga bisa menjadi petunjuk infeksi HPV. Virus ini dapat menular dari seorang penderita kepada orang lain dan menginfeksi orang tersebut. Penularannya dapat melalui kontak langsung dan karena hubungan seks.
Ketika terdapat virus ini pada tangan seseorang, lalu menyentuh daerah genital, virus ini akan berpindah dan dapat menginfeksi daerah serviks atau leher rahim Anda. Cara penularan lain adalah di closet pada WC umum yang sudah terkontaminasi virus ini. Seorang penderita kanker ini mungkin menggunakan closet, virus HPV yang terdapat pada penderita berpindah ke closet. Bila Anda menggunakannya tanpa membersihkannya, bisa saja virus kemudian berpindah ke daerah genital Anda.
Buruknya gaya hidup seseorang dapat menjadi penunjang meningkatnya jumlah penderita kanker ini. Kebiasaan merokok, kurang mengkonsumsi vitamin C, vitamin E dan asam folat dapat menjadi penyebabnya. Jika mengkonsumsi makanan bergizi akan membuat daya tahan tubuh meningkat dan dapat mengusir virus HPV.
Risiko menderita kanker serviks adalah wanita yang aktif berhubungan seks sejak usia sangat dini, yang sering berganti pasangan seks, atau yang berhubungan seks dengan pria yang suka berganti pasangan. Faktor penyebab lainnya adalah menggunakan pil KB dalam jangka waktu lama atau berasal dari keluarga yang memiliki riwayat penyakit kanker.
Sering kali, pria yang tidak menunjukkan gejala terinfeksi HPV itulah yang menularkannya kepada pasangannya. Seorang pria yang melakukan hubungan seks dengan seorang wanita yang menderita kanker serviks, akan menjadi media pembawa virus ini. Selanjutnya, saat pria ini melakukan hubungan seks dengan istrinya, virus tadi dapat berpindah kepada istrinya dan menginfeksinya.

Deteksi Kanker Serviks

Bagaimana cara mendeteksi bahwa seorang wanita terinfeksi HPV yang menyebabkan kanker serviks? Gejala seseorang terinfeksi HPV memang tidak terlihat dan tidak mudah diamati. Cara paling mudah untuk mengetahuinya dengan melakukan pemeriksaan sitologis leher rahim. Pemeriksaan ini saat ini populer dengan nama Pap smear atau Papanicolaou smear yang diambil dari nama dokter Yunani yang menemukan metode ini yaitu George N. Papanicolaou. Namun, ada juga berbagai metode lainnya untuk deteksi dini terhadap infeksi HPV dan kanker serviks seperti berikut:
  • IVA

    IVA yaitu singkatan dari Inspeksi Visual dengan Asam asetat. Metode pemeriksaan dengan mengoles serviks atau leher rahim dengan asam asetat. Kemudian diamati apakah ada kelainan seperti area berwarna putih. Jika tidak ada perubahan warna, maka dapat dianggap tidak ada infeksi pada serviks. Anda dapat melakukan di Puskesmas dengan harga relatif murah. Ini dapat dilakukan hanya untuk deteksi dini. Jika terlihat tanda yang mencurigakan, maka metode deteksi lainnya yang lebih lanjut harus dilakukan.
  • Pap smear

    Metode tes Pap smear yang umum yaitu dokter menggunakan pengerik atau sikat untuk mengambil sedikit sampel sel-sel serviks atau leher rahim. Kemudian sel-sel tersebut akan dianalisa di laboratorium. Tes itu dapat menyingkapkan apakah ada infeksi, radang, atau sel-sel abnormal. Menurut laporan sedunia, dengan secara teratur melakukan tes Pap smear telah mengurangi jumlah kematian akibat kanker serviks.
  • Thin prep

    Metode Thin prep lebih akurat dibanding Pap smear. Jika Pap smear hanya mengambil sebagian dari sel-sel di serviks atau leher rahim, maka Thin prep akan memeriksa seluruh bagian serviks atau leher rahim. Tentu hasilnya akan jauh lebih akurat dan tepat.
  • Kolposkopi

    Jika semua hasil tes pada metode sebelumnya menunjukkan adanya infeksi atau kejanggalan, prosedur kolposkopi akan dilakukan dengan menggunakan alat yang dilengkapi lensa pembesar untuk mengamati bagian yang terinfeksi. Tujuannya untuk menentukan apakah ada lesi atau jaringan yang tidak normal pada serviks atau leher rahim. Jika ada yang tidak normal, biopsi � pengambilan sejumlah kecil jaringan dari tubuh � dilakukan dan pengobatan untuk kanker serviks segera dimulai.

Mengobati Kanker Serviks

Jika terinfeksi HPV, jangan cemas, karena saat ini tersedia berbagai cara pengobatan yang dapat mengendalikan infeksi HPV. Beberapa pengobatan bertujuan mematikan sel-sel yang mengandung virus HPV. Cara lainnya adalah dengan menyingkirkan bagian yang rusak atau terinfeksi dengan pembedahan listrik, pembedahan laser, atau cryosurgery (membuang jaringan abnormal dengan pembekuan).
Jika kanker serviks sudah sampai ke stadium lanjut, maka akan dilakukan terapi kemoterapi. Pada beberapa kasus yang parah mungkin juga dilakukan histerektomi yaitu operasi pengangkatan rahim atau kandungan secara total. Tujuannya untuk membuang sel-sel kanker serviks yang sudah berkembang pada tubuh.
Namun, mencegah lebih baik daripada mengobati. Karena itu, bagaimana cara mencegah terinfeksi HPV dan kanker serviks? Berikut ini beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mencegah kanker serviks.

Mencegah Kanker Serviks

Meski kanker serviks menakutkan, namun kita semua bisa mencegahnya. Anda dapat melakukan banyak tindakan pencegahan sebelum terinfeksi HPV dan akhirnya menderita kanker serviks. Beberapa cara praktis yang dapat Anda lakukan dalam kehidupan sehari-hari antara lain:
  • Miliki pola makan sehat, yang kaya dengan sayuran, buah dan sereal untuk merangsang sistem kekebalan tubuh. Misalnya mengkonsumsi berbagai karotena, vitamin A, C, dan E, dan asam folat dapat mengurangi risiko terkena kanker leher rahim.
  • Hindari merokok. Banyak bukti menunjukkan penggunaan tembakau dapat meningkatkan risiko terkena kanker serviks.
  • Hindari seks sebelum menikah atau di usia sangat muda atau belasan tahun.
  • Hindari berhubungan seks selama masa haid terbukti efektif untuk mencegah dan menghambat terbentuknya dan berkembangnya kanker serviks.
  • Hindari berhubungan seks dengan banyak partner.
  • Secara rutin menjalani tes Pap smear secara teratur. Saat ini tes Pap smear bahkan sudah bisa dilakukan di tingkat Puskesmas dengan harga terjangkau.
  • Alternatif tes Pap smear yaitu tes IVA dengan biaya yang lebih murah dari Pap smear. Tujuannya untuk deteksi dini terhadap infeksi HPV.
  • Pemberian vaksin atau vaksinasi HPV untuk mencegah terinfeksi HPV.
  • Melakukan pembersihan organ intim atau dikenal dengan istilah vagina toilet. Ini dapat dilakukan sendiri atau dapat juga dengan bantuan dokter ahli. Tujuannya untuk membersihkan organ intim wanita dari kotoran dan penyakit.

Hidup Sehat Tanpa Kanker Serviks

Kanker serviks bisa dicegah dan bisa diobati. Deteksi sejak dini dan rutin melakukan Pap smear akan memperkecil risiko terkena kanker serviks. Ubah gaya hidup Anda dan juga pola makan Anda agar terhindar dari penyakit yang membunuh banyak wanita di dunia ini. Dengan demikian, maka kesehatan serviks atau leher rahim lebih terjamin. Dengan penanganan yang tepat, kanker serviks bukanlah sesuatu yang menakutkan.
Osteoporosis atau penyakit keropos tulang adalah salah satu penyakit yang menimpa tulang karena berkurangnya massa dan kepadatan tulang. Akibat dari osteoporosis adalah tulang-tulang menjadi rapuh dan mudah patah akibat kepadatan tulang berkurang. Tulang sendiri merupakan salah satu bagian penting dari tubuh kita. Tulang merupakan rangka yang menunjang tubuh kita sehingga kita dapat beraktivitas. Dapat dibayangkan bila penunjang tubuh ini rapuh, keropos dan mudah patah, akibatnya adalah rasa sakit pada tulang, gangguan untuk bergerak bahkan menyebabkan kelumpuhan dan cacat permanen. Berikut ini beberapa saran yang dapat Anda terapkan agar tidak mengalami penyakit tulang keropos ini.

Konsumsi Kalsium

Kalsium merupakan unsur pembentuk tulang dan gigi. Maka, agar kepadatan tulang terus terjaga, penting untuk mengkonsumsi kalsium yang banyak terdapat dalam susu. Sayangnya, seiring bertambahnya usia, kemampuan untuk menyerap kalsium semakin berkurang. Maka, sebaiknya Anda membiasakan diri atau anak Anda untuk minum susu setiap hari sejak usia dini. Karena penyebab osteoporosis adalah kurangnya asupan kalsium pada usia muda.
Kaum muda, seringkali mereka berpikir tidak perlu lagi mengkonsumsi susu yang dianggap sebagai makanan anak kecil. Atau karena berpikir tulang tidak dapat tumbuh lagi sehingga mereka enggan minum susu. Memang, pada umumnya tulang berhenti tumbuh saat usia 16-18 tahun, tetapi bukan berarti kita tidak perlu lagi memperhatikan kesehatan tulang, karena fungsi tulang sangat penting bagi tubuh.
Kalsium yang dibutuhkan tiap orang berbeda, bergantung pada berat badan dan aktivitas yang dijalankan. Pada ibu hamil dan menyusui, kalsium yang dibutuhkan lebih banyak. Tabel berikut akan menjelaskan jumlah kalsium yang dibutuhkan berdasarkan usia.
Usia Kebutuhan Kalsium
Kurang dari 1 tahun 210 - 270 mg
1 tahun - 3 tahun 500 mg
4 tahun - 8 tahun 800 mg
9 tahun - 18 tahun 1300 mg
19 tahun - 50 tahun 1000 mg
lebih dari 50 tahun 1200 mg
Kebutuhan Kalsium Berdasarkan Usia
Catatan : Satu gelas susu mengandung sekitar 500 mg kalsium.
 Kalsium tidak hanya terdapat pada susu, makanan lain seperti ikan teri, sup tulang, sayuran hijau seperti bayam dan kacang-kacangan adalah salah satu sumber dari kalsium. Karena kalsium tidak dapat dihasilkan tubuh kita, maka penting untuk minum susu dan mengkonsumsi makanan yang mengandung kalsium.
Organ penting ini merupakan salah satu organ vital bagi kehidupan manusia. Khususnya berfungsi pada sistem pernapasan manusia. Bertugas sebagai tempat pertukaran oksigen yang dibutuhkan manusia dan mengeluarkan karbondioksida yang merupakan hasil sisa proses pernapasan yang harus dikeluarkan dari tubuh, sehingga kebutuhan tubuh akan oksigen tetap terpenuhi. Udara sangat penting bagi manusia, tidak menhirup oksigen selama beberapa menit dapat menyebabkan kematian. Itulah peranan penting paru-paru. Organ yang terletak di bawah tulang rusuk ini memang mempunyai tugas yang berat, belum lagi semakin tercemarnya udara yang kita hirup serta berbagai bibit penyakit yang berkeliaran di udara. Ini semua dapat menimbulkan berbagai penyakit paru-paru.

Gejala seperti batuk-batuk, sesak napas, atau sakit di daerah dada mungkin saja menunjukkan bahwa ada yang tidak beres dengan paru-paru Anda. Dengan mendeteksinya lebih cepat, ini akan membantu agar penyakit ini tidak semakin lama dan bertambah parah. Informasi berikut tentang macam-macam masalah pada paru-paru beserta pencegahan dan solusinya, semoga dapat membantu untuk mendeteksi kesehatan paru-paru Anda.

Tuberkulosis (TBC)

  • Penyebab: Penyakit TBC disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini dapat menular melalui percikan ludah saat penderita batuk.
  • Gejala: Batuk berdahak lebih dari tiga minggu. Dapat juga disertai batuk yang mengeluarkan darah. Penderita akan mengalami demam khususnya pada siang atau sore, berkeringat pada malam hari. Nafsu makan menurun sehingga mengakibatkan badan menjadi kurus.
  • Pencegahan dan solusi: Bila ada teman, tetangga atau anggota keluarga yang mengalami gejala tersebut, ada baiknya Anda menyarankan untuk memeriksakan ke dokter untuk mengetahui apakah batuknya merupakan penyakit TBC atau tidak. Karena kadangkala penyakit batuk sering dianggap sepele, padahal penyakit ini dapat membunuh seseorang bila tidak segera ditangani dan dapat menular kepada orang lain.
  • Pengobatan: Pengobatan untuk TBC bila sudah diketahui sejak dini sebenarnya tidak terlalu mahal dan mudah untuk disembuhkan karena sudah ada obat yang disediakan pemerintah. Bila diperlukan, penderita TBC dapat juga dikarantina di tempat khusus agar tidak menularkan penyakitnya.

    Penyakit ini juga sebenarnya merupakan salah satu penyakit yang sudah ditaklukan, tetapi belakangan kembali menyerang. Salah satunya adalah karena penderita tuberkulosis ini tidak menghabiskan obat mereka. Obat harus diminum secara teratur selama 6 sampai 9 bulan untuk menyembuhkan penyakit ini. Tidak menghabiskan obat dapat menyebabkan penderita tidak dapat sembuh dan menyebabkan obat tidak mampu lagi melawan kuman karena kuman menjadi kebal.

Asma

  • Penyebab: Penyebab asma adalah penyempitan sementara pada saluran pernapasan yang dapat menyebabkan penderitanya merasakan sesak napas. Penyempitan terjadi pada pembuluh tenggorokan. Faktor keturunan sangat berperan pada penyakit ini, bila ada orangtua atau kakek nenek yang menderita penyakit ini dapat menurun kepada anak atau cucunya.

    Alergi terhadap sesuatu seperti debu, perubahan suhu, kelembaban, gerak badan yang berlebihan atau ketegangan emosi dapat meyebabkan alergi sehingga selaput yang melapisi pembuluh akan membengkak dan mengeluarkan lendir yang berlebihan sehingga pembuluh menjadi sempit dan penderita sulit bernapas. Walau serangan sesak napas dapat hilang sendiri, tetapi serangan berat bila tidak ditangani dapat menyebabkan kematian karena penderita tidak dapat bernapas.
  • Gejala: Sesak napas disertai suara mengi (wheezing) Pencegahan dan solusi: Hindari hal-hal yang dapat menyebabkan alergi pada penderita sehingga terjadi serangan asma. Misalnya dengan membersihkan debu pada kasur, bantal atau selimut. Hindari suhu dan kelembaban yang ekstrim, binatang piaran atau makanan yang dapat menimbulkan alergi.
  • Pengobatan: Untuk mengatasi serangan asma adalah dengan menggunakan obat pelega (bronchodilator) dengan cara dihirup. Cara lainnya adalah dengan melakukan terapi yang akan mengajarkan bagaimana caranya rileks dan mengatur napas apabila terjadi serangan asma. Bila penyakit asma sudah berat, dapat menggunakan obat pelega setiap hari sampai serangan asma dapat dikontrol. Maka, dianjurkan bagi penderitanya untuk selalu membawa obat pelega ke manapun dia pergi agar dapat segera digunakan apabila terjadi serangan.

Bronkitis

  • Penyebab: Penyakit bronkitis karena peradangan pada bronkus (saluran yang membawa udara menuju paru-paru). Penyebabnya bisa karena infeksi kuman, bakteri atau virus. Penyebab lainnya adalah asap rokok, debu, atau polutan udara.
  • Gejala: Batuk disertai demam atau dahak berwarna kuning bila disebabkan oleh infeksi kuman. Sedangkan bila bersifat kronik, batuk berdahak serta sesak napas selama beberapa bulan sampai beberapa tahun.
  • Pencegahan dan solusi: Meningkatkan daya tahan tubuh merupakan salah satu pencegahan yang dapat dilakukan. Sedangkan untuk mencegah bronkitis kronik adalah dengan menghentikan kebiasaan merokok juga menghindari asap rokok agar tidak menjadi perokok pasif yang sangat berbahaya.
  • Pengobatan: Untuk pengobatan bila disebabkan oleh bakteri atau kuman dapat diatasi dengan meminum antibiotik sesuai anjuran dokter. Bila disebabkan oleh virus, biasanya digunakan obat-obatan untuk meringankan gejala.

Pneumonia

  • Penyebab: Pneumonia merupakan infeksi yang terjadi pada jaringan paru (parenkim) yang disebabkan oleh bakteri, virus atau jamur. Umumnya disebabkan oleh bakteri streptokokus (Streptococcus) dan bakteri Mycoplasma pneumoniae.
  • Gejala: Batuk berdahak dengan dahak kental dan berwarna kuning, sakit pada dada, dan sesak napas juga disertai demam tinggi.
  • Pencegahan dan solusi: Selalu memelihara kebersihan dan menjaga daya tahan tubuh tetap kuat dapat mencegah agar bakteri tidak mampu menembus pertahanan kesehatan tubuh. Biasakan untuk mencuci tangan, makan makanan bergizi atau berolahraga secara teratur.
  • Pengobatan: Apabila telah menderita pneumonia, biasanya disembuhkan dengan meminum antibiotik.

Emfisema

  • Penyebab: Emfisema disebabkan karena hilangnya elastisitas alveolus. Alveolus sendiri adalah gelembung-gelembung yang terdapat dalam paru-paru. Pada penderita emfisema, volume paru-paru lebih besar dibandingkan dengan orang yang sehat karena karbondioksida yang seharusnya dikeluarkan dari paru-paru terperangkap didalamnya. Asap rokok dan kekurangan enzim alfa-1-antitripsin adalah penyebab kehilangan elastisitas pada paru-paru ini.
  • Gejala: Sesak napas dalam waktu lama dan tidak dapat disembuhkan dengan obat pelega yang biasa digunakan penderita sesak napas. Nafsu makan yang menurun dan berat badan yang menurun juga biasa dialami penderita emfisema.
  • Pencegahan dan solusi: Menghindari asap rokok adalah langkah terbaik untuk mencegah penyakit ini. Berhenti merokok juga sangat penting.

Kanker Paru-paru

  • Penyebab: Kanker telah menjadi penyakit yang mematikan, bahkan kanker paru-paru merupakan pembunuh pertama dibandingkan kanker lainnya. Sel tumor atau kanker yang tumbuh di paru-paru dialami oleh penderita kanker paru-paru. Kanker dapat tumbuh di jaringan ini dan dapat menyebar ke bagian lain.

    Penyebab utamanya adalah asap rokok yang mengandung banyak zat beracun dan dihisap masuk ke paru-paru dan telah terakumulasi selama puluhan tahun menyebabkan mutasi pada sel saluran napas dan menyebabkan terjadinya sel kanker.

    Penyebab lain adalah radiasi radio aktif, bahan kimia beracun, stres atau faktor keturunan.
  • Gejala: Batuk, sakit pada dada, sesak napas, batuk berdarah, mudah lelah dan berat badan menurun. Tetapi seperti pada jenis kanker lainnya, gejala umumnya baru terlihat apabila kanker ini sudah tumbuh besar atau telah menyebar.
  • Pencegahan dan solusi: Menghindari rokok dan asap rokok juga banyak mengkonsumsi makanan bergizi yang banyak mengandung antioksidan untuk mencegah timbulnya sel kanker.
Karena penyakit pada paru-paru terutama disebabkan oleh asap rokok, maka Anda sebaiknya segera menghentikan kebiasaan ini dan jangan mencoba untuk memulainya bagi Anda yang belm pernah merokok. Hindari juga untuk menjadi perokok pasif yang bahkan lebih berbahaya dibandingkan perokok aktif. Sayangi paru-paru, hindari penyakit paru-paru, dan Anda dapat bernapas dengan lebih lega.
Definisi Kesehatan Mental
Istilah Kesehatan Mental diambil dari konsep mental hygiene, kata mental berasal dari bahasa Yunani yang berarti Kejiwaan. Kata mental memilki persamaan makna dengan kata Psyhe yang berasal dari bahasa latin yang berarti Psikis atau Jiwa, jadi dapat diambil kesimpulan bahwa mental hygiene berarti mental yang sehat atau kesehatan mental.
Kesehatan mental adalah terhindarnya seseorang dari keluhan dan gangguan mental baik berupa neurosis maupun psikosis (penyesuaian diri terhadap lingkungan sosial).
Zakiah Daradjat (1985:10-14) mendefinisikan kesehatan mental dengan beberapa pengertian :
a.         Terhindarnya orang dari gejala - gejala gangguan jiwa (neurose) dan dari gejala - gejala     penyakit jiwa(psychose).          
b.         Kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan diri sendiri, dengan orang lain dan   masyarakat serta lingkungan dimana ia hidup.  
c.         Pengetahuan dan perbuatan yang bertujuan untuk mengembangkan dan memanfaatkan     segala potensi, bakat dan pembawaan yang ada semaksimal mungkin, sehingga       membawa kepada kebahagian diri dan orang lain; serta terhindar dari gangguan -           gangguan dan penyakit jiwa.
 
Kesehatan mental seseorang sangat erat kaitannya dengan tuntutan-tuntutan masyarakat tempat ia hidup, masalah-masalah hidup yang dialami, peran sosial dan pencapaian-pencapaian sosialnya.
Berdasarkan orientasi penyesuaian diri, kesehatan mental memiliki pengertian kemampuan seseorang untuk dapat menyesuaikan diri sesuai tuntutan kenyataan di sekitarnya. Tuntutan kenyataan yang dimaksud di sini lebih banyak merujuk pada tuntutan yang berasal dari masyarakat yang secara konkret mewujud dalam tuntutan orang-orang yang ada di sekitarnya. M. Jahoda, seorang pelopor gerakan kesehatan mental, memberi definisi kesehatan mental yang rinci. Dalam definisinya, “kesehatan mental adalah kondisi seseorang yang berkaitan dengan penyesuaian diri yang aktif dalam menghadapi dan mengatasi masalah dengan mempertahankan stabilitas diri, juga ketika berhadapan dengan kondisi baru, serta memiliki penilaian nyata baik tentang kehidupan maupun keadaan diri sendiri.”
Definisi dari Jahoda mengandung istilah-istilah yang pengertiannya perlu dipahami secara jelas yaitu penyesuaian diri yang aktif, stabilitas diri, penilaian nyata tentang kehidupan dan keadaan diri sendiri.
Penyesuaiaan diri berhubungan dengan cara-cara yang dipilih individu untuk mengolah rangsangan, ajakan dan dorongan yang datang dari dalam maupun luar  diri. Penyesuaian diri yang dilakukan oleh pribadi yang sehat mental adalah penyesuaian diri yang aktif dalam pengertian bahwa individu berperan aktif dalam pemilihan cara-cara pengolahan rangsang itu. Individu tidak seperti binatang atau tumbuhan hanya reaktif terhadap lingkungan. Dengan kata lain individu memiliki otonomi dalam menanggapi dan menyesuaikan diri dengan lingkungan
2.       Ciri-ciri Kesehatan Mental 
Ciri-ciri kesehatan mental dikelompokkan kedalam enam kategori, yaitu:
a.         Memiliki sikap batin (Attidude) yang positif terhadap dirinya sendiri.        
b.         Aktualisasi diri.          
c.         Mampu mengadakan integrasi dengan fungsi-fungsi yang psikis ada.          
d.         Mampu berotonom terhadap diri sendiri (Mandiri).  
e.         Memiliki persepsi yang obyektif terhadap realitas yang ada 
f.          Mampu menselaraskan kondisi lingkungan dengan diri sendiri. (Jahoda, 1980).      
3.      Karakteristik Mental yang Sehat 
a.         Terhindar dari Gangguan Jiwa
Zakiyah Daradjat (1975) mengemukakan perbedaan antara gangguan jiwa (neurose) dengan penyakit jiwa (psikose), yaitu:
  1. Neurose masih mengetahui dan merasakan kesukarannya, sebaliknya yang kena psikose tidak. 
  2. Neurose kepribadiannya tidak jauh dari realitas dan masih hidup dalam alam kenyataan pada umumnya. sedangkan yang kena psikose kepribadiaannya dari segala segi (tanggapan, perasaan/emosi, dan dorongan-dorongan) sangat terganggu, tidak ada integritas, dan ia hidup jauh dari alam kenyataan.
b.         Dapat Menyesuaikan Diri
Penyesuaian diri (self adjustment) merupakan proses untuk memperoleh/ memenuhi kebutuhan (needs satisfaction), dan mengatasi stres, konflik, frustasi, serta masalah-masalah tertentu dengan cara-cara tertentu. Seseorang dapat dikatakan memiliki penyesuaian diri yang normal apabila dia mampu memenuhi kebutuhan dan mengatasi masalahnya secara wajar, tidak merugikan diri sendiri dan lingkungannya, serta sesuai denagn norma agama.
c.         Memanfaatkan potensi semaksimal mungkin
Individu yang sehat mentalnya adalah yang mampu memanfaatkan potensi yang dimilikinya, dalam kegiatan-kegiatan yang positif dan konstruktif bagi pengembangan kualitas dirinya. pemanfaatan itu seperti dalam kegiatan-kegiatan belajar (dirumah, sekolah atau dilingkungan masyarakat), bekerja, berorganisasi, pengembangan hobi, dan berolahraga.
d.         Tercapai kebahagiaan pribadi dan orang lain
Orang yang sehat mentalnya menampilkan perilaku atau respon-responnya terhadap situasi dalam memenuhi kebutuhannya, memberikan dampak yang positif bagi dirinya dan atau orang lain. dia mempunyai prinsip bahwa tidak mengorbankan hak orang lain demi kepentingan dirnya sendiri di atas kerugian orang lain. Segala aktivitasnya di tujukan untuk mencapai kebahagiaan bersama.
4.      Gangguan Mental
Gangguan mental yang dijelaskan oleh (A. Scott, 1961) meliputi beberapa hal :
a.         Salah dalam penyesuaian sosial, orang yang mengalami gangguan mental perilakunya         bertentangan dengan kelompok dimana dia ada.    
b.         Ketidak bahagiaan secara subyektif  
c.         Kegagalan beradaptasi dengan lingkungan   
d.         Sebagian penderita gangguan mental menerima pengobatan psikiatris dirumah sakit,          namun ada sebagian yang tidak mendapat pengobatan tersebut.

Seseorang yang gagal dalam beradaptasi secara positif dengan lingkungannya dikatakan mengalami gangguan mental. Proses adaptif ini berbeda dengan penyesuaian sosial, karena adaptif lebih aktif dan didasarkan atas kemampuan pribadi sekaligus melihat konteks sosialnya. Atas dasar pengertian ini tentu tidak mudah untuk mengukur ada tidaknya gangguan mental pada seseorang, karena selain harus mengetahui potensi individunya juga harus melihat konteks sosialnya.

Belanja secara online (online shopping) telah menjadi tren dalam beberapa tahun terakhir ini. Online shopping sangat praktis, biasanya juga dengan harga yang kompetitif. Orang mulai beralih ke internet untuk mencari resep masakan hingga membeli obat tertentu.
Survei menunjukkan lebih banyak orang ingin berbelanja dengan cara online. Dengan tren ini akan menimbulkan kekhawatiran akan banyaknya situs yang menjual obat-obatan ilegal.
Meskipun penjual terlihat profesional dan dapat dipercaya, namun kebanyakan dari situs tersebut ilegal dan sebagian besar berasal dari luar negeri. Sehingga konsumen tidak dapat tahu persis obat-obatan yang mereka beli dari situs tersebut.
Seperti dikutip dari ABC Health & Wellbeing, Minggu (2/10/2011), Karen Kaye, wakil CEO dari NPS (National Prescribing Service) memperingatkan mengenai kemungkinan risiko pembelian obat secara online, antara lain:
1. Obat tersebut telah terkontaminasi
2. Obat palsu
3. Obat kadaluarsa
4. Tidak disetujui untuk dijual di negara konsumen
5. Tidak diproduksi dengan standar yang sesuai
6. Tidak diberi label
7. Tidak disimpan atau dikirim dengan benar
Tak hanya membuang-buang uang saat obat yang dibeli rusak atau palsu. Pembeli juga mungkin akan melanggar hukum karena obat-obat yang dijual ilegal.
Tetapi yang lebih buruk dari semua itu, membeli obat dari situs yang tidak terpercaya dapat membahayakan kesehatan. Meskipun para konsumen telah mendengar peringatan mengenai pembelian obat dari situs yang tidak terpercaya, namun seringkali konsumen tetap membeli obat secara online.
Dr. Geraldine Moses, seorang apoteker klinis di National NPS Adverse Medicines Events Line selama 10 tahun, mengatakan seseorang dapat mengalami kejang ketika mengonsumsi obat antidepresan yang palsu.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan 10 persen obat-obatan yang tersedia di negara maju merupakan obat palsu. Baik obat generik ataupun obat paten dapat dipalsukan, namun sangat sulit dibedakan dengan yang asli karena memilki kemasan yang sangat mirip.
Dan mungkin obat tersebut mengandung bahan aktif yang salah, tidak ada bahan aktif, terlalu banyak, atau terlalu sedikit bahan aktif serta mengandung bahan beracun atau berbahaya lainnya.
Meskipun belum menjadi masalah serius di beberapa negara, Therapeutic Goods Administration Australia misalnya telah menerima 146 laporan yang melibatkan produk medis palsu dalam 12 bulan terakhir.
Kebanyakan obat-obatan dari situs internet luar negeri yang dijual adalah obat menurunkan berat badan, obat untuk penumbuh rambut dan untuk disfungsi ereksi yang dibeli dalam jumlah kecil untuk penggunaan pribadi.
Bukan hanya obat palsu yang akan menimbulkan masalah. Sebagai contoh ada seorang wanita yang mengalami masalah tiroid setelah mengonsumsi produk obat penurunan berat badan yang diakui sebagai obat herbal. Namun, pada obat tersebut telah ditemukan mengandung hormon tiroid.
Motif dari konsumen yang membeli obat dari situs-situs tertentu agar dapat membeli obat tanpa berkonsultasi dengan dokter. Padahal semua obat berpotensi dapat menyebabkan efek samping yang merugikan atau berinteraksi dengan obat lain.
Dengan kemudahan tersedianya informsi kesehatan secara online, dapat menyebabkan beberapa orang untuk mendiagnosa diri sendiri dan mencoba untuk mengobati diri sendiri. Sedangkan dokter dapat menyarankan obat yang paling cocok untuk kondisi yang dialami, bagaimana mengonsumsi dengan aman, dan bahkan dapat merekomendasikan apotek online terkemuka.
Jika memang ingin membeli obat secara online sebaiknya memperhatikan segala informasi selengkap mungkin dan tentunya harus memperhatikan apakah legal secara hukum. Obat-obatan yang dibeli dari situs luar negeri, belum tentu mendapat izin atau telah disetujui di negara konsumen.
Perhatikan reputasi situs penjual obat yang dapat dipertimbangkan antara lain:
1. Hati-hati terhadap situs yang menjual obat tanpa resep
2. Apakah situs tersebut memiliki apoteker berlisensi yang tersedia untuk menjawab pertanyaan
3. Apakah situs tersebut melindungi informasi pribadi konsumen termasuk rincian kartu kredit dan riwayat medis
4. Sewajarnya situs-situs tersebut tidak menawarkan penyembuhan ajaib atau jaminan atas kesebuhan. Jika menjamin kesembuhan, situs tersebut justru mencurigakan.
5. Jangan mengirim email yang tidak diminta
Struktur Sendi
 Sendi terutama terdiri dari tulang, tulang rawan, cairan sinovial,
permukaan artikular, kapsul sendi, tendon dan ligamen.
 Sendi adalah ruang di antara dua tulang.
Di antara dua tulang adalah lapisan tulang rawan seperti gel.
Tulang rawan mampu untuk menyerap shock berupa hantaman dan mengurangi gesekan.
Permukaan artikular cekung di satu sisi dan cembung di lain.
Kedua belah pihak terdiri dari tulang rawan artikular halus.

Lapisan terluar dari sendi dibungkus oleh kapsul sendi.
Kapsul sendi diisi oleh cairan sinovial, yang berfungsi sebagai pelumas selama gerakan
dan memelihara tulang rawan.
Kedua lapisan tulang rawan seperti udara dalam sepatu olahraga, yang bertanggung jawab untuk mengurangi tekanan dan menyerap kejutan atau hantaman.
Kapsul sendi dapat dibagi menjadi dua lapisan.
Lapisan luar adalah lapisan berserat tebal dan tangguh, dibentuk oleh jaringan ikat fibrosa.
Lapisan dalam adalah lapisan lapisan tipis dan lembut sinovial, yang dibentuk oleh jaringan ikat longgar.

Dekat sendi terdapat tendon dan ligamen,
yang memberikan kestabilan posisi sendi dan memungkinkan kegiatan tanpa dislokasi sendi.
Sehingga struktur ini membantu ketika bergerak.

Sebenarnya, sendi dapat dikategorikan menjadi tiga jenis sendi yaitu, tetap bersama, semi-sendi bergerak bersama dan bergerak.

Sendi tetap bersama menyambungkan tulang seperti yang ada di tengkorak kepala secara erat.
Sambungan ketat tersebut menghindari tulang dari pergerakan bebas,
Oleh karena itu memberikan perlindungan kepada otak.

Semi-bergerak sendi, seperti sendi tulang belakang,
memiliki kemampuan tertentu dalam gerakan.
Gerakan seperti membungkukkan pinggang dan keseimbangan tubuh lateral.

Sendi bergerak memungkinkan berbagai gerakan, sebagian besar ke segala arah.
Sebagian besar sendi dalam tubuh milik sendi bergerak, seperti bahu, pergelangan tangan dan lutut.

Penyebab arthritis degeneratif

Artritis degeneratif terutama disebabkankeausan sendi dikaitkan dengan gerakan jangka panjang.
Gesekan – gesekan di sendi menyebabkan degradasi jaringan tulang rawan.
Karena kartilago membantu memisahkan ujung tulang keras,
degradasi sangat merugikan mempengaruhi pergerakan sendi.
Pada awal degradasi,suara 'Pop' mungkin muncul ketika sendi bergerak.
Namun, jika situasi berubah buruk, saraf terdekat mungkin bisa terjepit dalam kasus yang parah,
sehingga muncul rasa sakit dan peradangan.

Arthritis mungkin terjadi pada setiap sendi di tubuh, seperti lutut, punggung, saraf siatik.
Sendi yang digunakan lebih sering akan lebih mudah terjadi masalah degeneratif.
Banyak orang berpikir bahwa degenerasi sendi adalah suatu keharusan untuk menjadi yang berkaitan dengan usia.
Sebenarnya penuaan hanyalah salah satu penyebab degenerasi sendi.
Penyebab paling umum adalah  dari
gerakan yang berulang dan konsisten dalam tugas pekerjaan atau kehidupan sehari-hari,
sehingga laju degenerasi dipercepat.
Misalnya, karena kuli sering membungkuk punggung untuk mengangkat beban berat di tanah,
beban pada tulang belakang lumbar, tumit tangan dan lutut yang sangat meningkat.

Mengenai staf keamanan, mereka harus memiliki patroli dengan berjalan naik dan turun tangga.
Terutama sendi lutut yang digunakan lebih sering.
Ini jenis pekerjaan membutuhkan gerakan-gerakan yang sering dan konsisten oleh sendi yang sama.
Sehingga lebih mudah untuk merusak tulang rawan artikular.

Selain itu, kelebihan berat badan merupakan penyebab umum dari degenerasi sendi.
Berat tubuh tekanannya pada bantalan sendi menjadi lebih besar.
Tekanan yang lebih besar dihasilkan dari berat badan lebih berat yang pada jangka panjang dapat mengurangi elastisitas tulang rawan dan dengan demikian memperburuk abrasi pada sendi.

Sebuah studi dari Informasi Kesehatan Kanada menunjukkan bahwa
9 dari 10 pasien yang memerlukan penggantian sendi lutut atau pinggul
kelebihan berat badan atau bahkan obesitas.
Hal ini menunjukkan korelasi kuat antara berat badan dan degradasi sendi.
Seperti disebutkan, beban pada sendi menjadi lebih besar dengan berat badan yang berat.
Jadi degenerasi tulang rawan dipercepat[1].

Penyebab lain adalah menopause.
Ketika wanita memasuki masa menopause, tingkat estrogen turun secara signifikan.
Estrogen membantu sendi untuk mencegah nutrisi dari kehilangan.
Dengan demikian masalah sendi menjadi lebih serius bagi perempuan yang masuk atau melewati masa menopause.

Pada tahap awal degenerasi sendi, nyeri atau tanda lainnya tidak dapat dirasakan.
Namun, suara 'retak' dapat didengar ketika sendi bergerak.

Untuk kasus yang lebih buruk, sendi menjadi kaku, lemah bahkan sakit.
Ketidaknyamanan akan terasa menjadi intensif terutama selama berjalan naik atau turun tangga,
atau dengan gerakan lain yang memberikan tekanan pada sendi.
Meskipun situasi dapat berkurang dengan istirahat sementara, atau olahraga yang dapat memperkuat otot,masalah tidak secara langsung dapat diselesaikan.
Jika degenerasi tulang rawan tidak mungkin ditangani,masalah degenerasi akan menjadi lebih parah.
Kemungkinannya sendi tidak dapat menekuk atau memperpanjang sepenuhnya
ketika saraf sangat terpengaruh oleh degenerasi menimbulkan rasa sakit dan mengganggu pasien.

Selain penyebab degenerasi sendi yang disebutkan di atas,
Menderita penyakit lain seperti gout, arthritis atau faktor-faktor lain
juga akan mempercepat terjadinya degradasi kartilago artikular.

Artikular tulang rawan yang disebabkan oleh degenerasi penyakit

(Untuk situasi ini, hidrolisat gelatin hanya dapat menekan gejala, tetapi tidak menyembuhkan penyakitnya. Pasien perlu mengadopsi mentalitas untuk mencoba.)

Gout
Masalah gout sangat umum terdapat diantara pria paruh baya atau wanita menopause.
Penyebab gout adalah karena asam urat plasma tinggi di sendi atau di sekitar jaringan.
Deposisi asam urat adalah berwarna warna susu, dan disebut tophi.
Penyebab asam urat yang berlebihan meliputi:
cepatnya metabolisme sel, penyakit ginjal, minum alkohol, makan makanan tinggi purin,
konsumsi obat-obatan tertentu, dan hyperuricemia pada waktu lahir.
Tophi dengan hasil respon inflamasi dalam peradangan sendi, pembengkakan, nyeri dan demam.
Untuk kasus yang parah, deformasi sendi dapat terjadi sebagai akibatnya.
Kemungkinan besar rasa sakit muncul pertama di jempol kaki, diikuti dengan rasa sakit di jari, siku dan sendi lainnya. Daerah yang terkena akan menunjukkan peradangan dan nyeri.

Rheumatoid arthritis
Rheumatoid arthritis adalah masalah dikaitkan dengan gangguan autoimun kronis.
Gangguan autoimun ini akan menyebabkan serangan kekebalan pada sendi.
Akibatnya peradangan, nyeri dan bahkan cacat mungkin terjadi.
Nyeri sendi dan kerusakan akan mencabut pasien fleksibilitas sendi.
Dan itu juga mempengaruhi berbagai sendi,
menyebabkan mereka untuk mengimflamasi dan membengkak secara bersamaan.
Selain sendi, gejala sistematis mempengaruhi jaringan tertentu selain sendi,
termasuk kulit, pembuluh darah, jantung, paru-paru dan otot.

Ankylosing spondilitis
Ankylosing spondylitis adalah penyakit rematik inflamasi,
terutama mempengaruhi tulang belakang, sendi sacroiliac, sendi pinggul, tendon dan ligamen.
Penyakit ini terkait dengan kelainan genetik.
Umumnya, terjadi pada usia sekitar 10 sampai 20 tahun.
Sebagian besar pasien memiliki gen yang sama HLA-B27.
Dalam beberapa kasus,
pasien dapat terkena mikroba tertentu atau senyawa, dan memicu ekspresi gen,
Hal ini menyebabkan respon terhadap sistem kekebalan tubuh,
dan menghasilkan peradangan di berbagai bagian tulang belakang.
Akibatnya, pasien mengalami nyeri punggung dan kekakuan tulang belakang.
Rasa sakit akan diperluas ke pinggul dan paha.
Selanjutnya bungkuk dapat dihasilkan dan fleksibilitas dari belakang kemudian terbatas.

Polio
Polio adalah penyakit akut yang disebabkan oleh virus polio.
Kelumpuhan individu pengalaman yang terinfeksi, biasanya asimetris.
Terutama karena infeksi virus polio,
jaringan limfoid, darah, diikuti oleh sel-sel dalam sistem saraf pusat,
dan motor neuron batang otak akan terpengaruh.
Setelah muncul kelumpuhan, pasca-polio sindrom dapat muncul setelah 15 sampai 40 tahun.
Gejala umum yang lain adalah otot secara bertahap melemah dan menyusut,
nyeri sendi dan deformasi tulang.
Resesi otot tulang belakang dapat mengakibatkan kasus yang lebih parah.

Diabetes mellitus
Diabetes adalah penyakit gangguan endokrin,
dihubungkan dengan sekresi insulin tidak mencukupi atau pembentukan resistensi insulin.
Dengan demikian fungsi insulin tidak dapat didapatkan pleh pasien untuk mengatur tingkat gula darah, sehingga menyebabkan glukosa darah menjadi tinggi.
Jika gula darah lebih tinggi dari tingkat normal selama jangka waktu yang panjang,
molekul gula akan menempel pada protein atau lipid dalam tubuh,
memproduksi produk akhir glikasi lanjut (AGEs), yang merusak struktur biomolekuler dan fungsi tubuh. Proses ini disebut glikasi.
Produk akhir glikasi lanjut (AGEs) akan terus merusak jaringan tubuh, termasuk jaringan lunak intra-artikular.
Gangguan sendi akan muncul sebagai konsekuensinya.
Oleh karena itu banyak penyebab, selain penuaan, dapat menyebabkan percepatan degenerasi sendi.

Pilihan pengobatan nyeri sendi

Terhadap  penyebab yang berbeda dari degenerasi sendi,
ada banyak cara tradisional yang berbeda untuk menangani masalah tersebut.
Mengenai bidang medis, umumnya dokter akan meresepkan obat anti-inflamasi dan analgesik.
Analgesik dapat dibagi menjadi dua jenis, steroid dan obat non-steroid.
Anti-inflamasi obat penghilang rasa sakit bekerja untuk mengurangi rasa sakit di daerah yang terkena.

Sayangnya, anti-inflamasi obat analgesik tidak mampu memperbaiki kerusakan di tulang rawan bahkan memicu efek samping seperti masalah perut.
Obat anti inflamasi[2] dapat mempengaruhi sekresi asam lambung yang
dapat mengakibatkan pendarahan lambung  pada kasus yang serius.

Selain obat-obatan, dokter akan merekomendasikan pasien untuk menyuntikkan asam hyaluronic.
Asam Hyaluronik dapat melumasi sendi untuk mengurangi gesekan, untuk meringankan nyeri di sendi.
Sayangnya, asam hyaluronik yang disuntikkan tidak diproduksi oleh tubuh.
Setelah injeksi dilakukan asam hyaluronik secara bertahap akan diserap, dan ketika asam hyaluronik telah diserap habis, rasa sakit akan timbul kembali.
Oleh karena itu, hyaluronic acid hanya dapat dipertahankan untuk jangka waktu yang singkat, sekitar 6 sampai 12 bulan.
Selain asam hyaluronik, injeksi steroid merupakan pilihan umum.
Steroid efektif dapat menghambat peradangan, namun beberapa efek samping juga dapat terjadi pada sekitar sendi seperti membuat ligamen dan tendon rapuh dan bahkan kematian sel di sekitarnya daerah disuntikkan.
Oleh karena itu, pasien harus menanyakan para profesional tentang risiko sebelum injeksi.

Selain itu,
pasien dengan masalah sendi yang lebih serius mungkin disarankan untuk menjalani penggantian prostetik.
Tidak diragukan lagi, banyak pasien mengalami peningkatan yang signifikan dalam rasa sakit dan motilitas.
Namun, setiap prosedur operasi memiliki risiko tertentu seperti pendarahan dan infeksi.
Selanjutnya, sendi buatan terbuat dari bahan metal.
Mereka bisa mgenalami keausan, bahkan menjadi longgar untuk kasus yang lebih serius.
Sekitar sepuluh tahun akan ada keausan, kondisi serius bahkan ketika seperti longgar.
Juga, tidak semua orang mampu membayar biaya tinggi untuk operasi.
Oleh karena itu, kebanyakan orang tidak akan memutuskan untuk menjalani penggantian prostetik.

Bahkan, ada banyak metode tradisional Cina,
termasuk akupunktur, pijat dan bekam.
Praktek-praktek eksternal dapat meredakan nyeri secara efektif dengan meningkatkan sirkulasi darah.
Sirkulasi darah ditingkatkan membantu otot untuk tidak meradang.
Sayangnya, metode ini tidak dapat secara efektif memperbaiki tulang rawan yang rusak
dan meningkatkan cairan sinovial yang hilang, jadi pasien akan kambuh setelah jangka waktu

Selain pengobatan topikal,
obat tradisional Cina biasa ditemukan di Hong Kong.
Pengobatan Cina memiliki pepatah, 'rasa sakit muncul karena penyumbatan, rasa sakit hilang karena tanpa penyumbatan'
Itu berarti rasa sakit muncul karena meridian tidak lancar
Dokter dengan pengobatan Cina bertujuan untuk meningkatkan aliran meridian,
meningkatkan faktor anti inflamasi.
Meskipun menghilangkan nyeri, mirip dengan metode terapi eksternal,
jaringan tulang rawan dan lembut rusak tidak dapat diperbaiki bahwa masalah tetap tidak terselesaikan.

Terobosan gizi dalam degenerasi sendi

Apakah ada kemajuan dalam ilmu pengetahuan baru dan tidak konvensional untuk mengatasi situasi guna mengurangi atau bahkan menyelesaikan masalah sendi kita?
Bahkan, para ilmuwan di seluruh dunia menyelidiki nutrisi yang baru dikembangkan, gelatin hidrolisat, melalui eksperimen yang berbeda dalam 10 tahun terakhir.
Sebagai contoh, ada sebuah makalah penelitian yang dipublikasikan pada tahun 2006,
menunjukkan bahwa degenerasi sendi dapat ditingkatkan melalui mengkonsumsi gelatin yang diproses secara hidrolisis.

Jadi apa hidrolisat gelatin?
Gelatin adalah kolagen yang dibuat secara khusus.
Kolagen adalah protein yang bisa diperoleh dari hewan, misalnya, kulit sapi, kulit babi, skala ikan dan perut ikan.
Jadi gelatin dapat dengan mudah ditemukan dalam makanan sehari-hari.

Kolagen memiliki peran penting dalam tubuh manusia.
Kolagen menghubungkan jaringan, memberikan kontribusi untuk struktur
dan memberi mereka kekuatan yang diperlukan seperti kekuatan tarik, ketegangan dan elastisitas.
Juga bertanggung jawab untuk mengatur pergerakan molekul,
mempromosikan penyembuhan luka dan perbaikan jaringan,
serta memodulasi fungsi fisiologis sel dan jaringan.


Dalam tubuh manusia, isi kolagen sebagian besar melimpah di jaringan
seperti tulang, kulit, tendon dan ligamen.
Karena itu, secara tradisional orang berpikir bahwa mengkonsumsi makanan yang kaya akan kolagen, sebagai contoh tulang ikan, kaki ayam, otot rusa dapat membantu memperbaiki sendi, tetapi itu adalah kesalahpahaman besar.
Karena pembuluh darah yang absen dalam tulang rawan artikular,
kolagen hampir tidak dapat mencapai tulang rawan melalui transportasi dari pembuluh darah.
Juga, ukuran molekul kolagen terlalu besar untuk diserap.
Bahkan jika pasien dengan arthritis mengkonsumsi sejumlah besar makanan kaya kolagen,
tidak ada perbaikan signifikan dalam nyeri sendi sebagai akibat.

Gelatin dan kolagen hidrolisat adalah jenis yang sama protein.
Tapi gelatin dihidrolisis telah mengalami proses yang disebut hidrolisis.
Melalui hidrolisis asam atau alkali,
kolagen dari hewan dapat dipecah menjadi ukuran sekitar 3.000 dalton,
dengan asam amino terlibat dipertahankan, termasuk prolin, hidroksil prolin, glisin dan lycine.
Karena pengurangan ukuran molekul asam amino menjadi sekitar 3.000 dalton,
penyerapan usus ditingkatkan dan diangkut ke tulang rawan yang mengalami kemerosotan kualiatas.
Gelatin hidrolisat yang terserap dapat merangsang kolagen tipe II dan sintesis proteoglikan dalam tulang rawan artikular.
Hidrolisis sangat mempromosikan bioavailabilitas gelatin hidrolisat, dan perbaikan tulang rawan artikular yang rusak[3].

Dalam rangka untuk memahami peran aktual hidrolisat gelatin, ilmuwan telah menyelidiki melalui banyak uji klinis.
Misalnya, University of Illinois di Chicago, Amerika Serikat telah melakukan penelitian double-blind terkontrol pada tahun 2006.
Hal merekrut 81 pasien yang menderita pinggul atau lutut artritis degeneratif.
Semua relawan mengkonsumsi 10 gram hidrolisat gelatin sehari-hari.
Seperti University of Illinois di Chicago, Amerika Serikat pada tahun 2006 untuk 81 orang dengan lututatau pinggul pada pasien dengan artritis degeneratif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 81% dari responden mengalami peningkatan yang signifikan dalam nyeri sendi.
69% dari pasien dapat mengurangi dosis obat penghilang nyeri menjadi setengahnya[4].

Karena tidak ada efek anti-inflamasi analgesik oleh hidrolisat gelatin,
peningkatan pada pasien dengan nyeri sendi yang paling mungkin dihasilkan dari perbaikan jaringan tulang rawan yang menggosok karena gesekan sendi diminimalkan dan nyeri menjadi lega.

Selain itu, sebuah rumah sakit di Barcelona, Spanyol, telah melakukan percobaan double-blind acak terkontrol pada tahun 2009.
Subyek penelitian adalah 250 pasien yang menderita radang sendi lutut primer.
Mereka mengkonsumsi 10 gram sehari hidrolisat gelatin selama 6 bulan.
Pengkajian pengaruh hidrolisat gelatin pada degenerasi lutut didasarkan pada rasa sendiri dari subyek.
Setelah 6 bulan, baik rasa sakit dan kenyamanan pasien membaik.
Oleh karena itu penelitian ini menyimpulkan bahwa hidrolisat gelatin berpengaruh positif terhadap degenerasi lutut.
Untuk pasien yang menderita arthritis, gelatin hidrolisat merupakan bahan yang efektif dan aman untuk mengatasi degradasi sendi.

Sebuah uji coba terkontrol secara acak pada efikasi dan keamanan bahan makanan, kolagen hidrolisat, untuk meningkatkan kenyamanan bersama[5].

Pada awal tahun 2005, European Food Safety Authority dan US Food Kualitas Asosiasi telah mengidentifikasi hidrolisat gelatin sebagai makanan yang aman dan suplemen gizi.

Oesser S, M Adam, Babel W, Seifert J. Oral (14) gelatin hidrolisat C berlabel mengarah ke akumulasi radioaktivitas dalam tulang rawan tikus (C57/BL). J Nutr 1999; 129:1891-5

Bello AE dan Oesser S (2006) Kolagen hidrolisat untuk pengobatan osteoarthritis dan gangguan sendi lainnya: Sebuah tinjauan literatur. Curr Med Res belum menjalani cuci darah. 22 (11) :2221-2232

Hal ini jelas bahwa metode konvensional dapat hanya sementara meredakan rasa sakit dengan keberhasilan dipertanyakan dan beberapa efek samping.
Kemudian kita bisa memikirkan gelatin hidrolisat, yang merupakan nutrisi, baru aman dan efektif untuk kesehatan bersama yang lebih baik, sebagai cara baru untuk berurusan dengan gangguan sendi?

Bahaya pemakaian triclosan

Efek pemakaian zat kimia terhapap manusia dalam jangka panjang sudah banyak diteliti oleh para dokter dan peneliti di seluruh dunia. Selama puluhan tahun semenjak awal abad ke dua puluh kita telah terpapar banyak zat kimia yang sebenarnya berbahaya bagi kesehatan kita.sebagian besar peneliti menyimpulkan bahwa zat-zat berbahaya tersebut adalah penyebab beraneka ragamnya penyakit saat ini, seperti kanker dan stroke. Zat kimia yang memapar kepada kita ada yang tidak kita pakai secara langsung, misalnya pestisida dan herbisida, namun ada juga zat kimia yang memapar kepada kita secara langsung karena kita sendiri yang memakainya seperti stereofoam dan triclosan.

Bahaya triclosan untuk manusia

Triclosan adalah salah satu bahan aktif yang terkandung dalam sabun anti-bakteri. Bahan ini sudah lumrah digunakan dalam sabun anti-bakteri sejak puluhan tahun lalu. Namun ternyata triclosan juga tidak sepenuhnya menguntungkan bagi manusia. Setelah penelitian yang panjang, para ahli menyimpulkan bahwa ternyata triclosan tidak cukup baik bagi kesehatan manusia dalam jangka panjang. Bahaya triclosan yang dapat muncul antara lain:
  1. Salah satu dari efek antibiotik yang dikenal lama di dunia kedokteran adalah bakteri menjadi kebal terhadap dosis antibiotik yang sama. Fenomena ini membuat bakteri menjadi bakteri super. Menurut penelitian FDA (Food & Drugs Administration, BPOM Amerika), triclosan adalah salah satu dari penyebab terciptanya bakteri super tersebut. Zat anti-bakteri yang banyak ditemukan pada sabun ini juga kerap dipakai oleh pasta gigi, deterjen dan beberapa produk kesehatan lainnya.
  2. Penelitian yang dimuat dalam jurnal Edmonton menyebutkan bahwa triclosan akan merugikan kesehatan dalam jangka panjang. Selain membuat bakteri menjadi kebal seperti disebutkan pada nomer satu, triclosan ternyata dapat mengganggu proses normal kerja hormon dengan menjelma sebagai racun tiroid.
  3. Sebuah penelitian yang lain menyebutkan bahwa triclosan memiliki sifat klorofenol. Hal ini membuat triclosan menjadi penyebab hadirnya kanker di tubuh manusia. Klorofenol maksudnya adalah bisa tersimpan di dalam lemak jika masuk ke dalam tubuh.
  4. Beberapa negara, salah satunya Kanada maka telah melarang penggunaan triclosan pada produk yang beredar disana. Hal ini setelah ditemukannya suatu fakta bahwa triclosan juga menyebabkan pencemaran lingkungan dan memicu alergi.
  5. FDA juga mengeluarkan sebuah penelitian yang menyatakan bahwa triclosan yang terakumulasi dalam tubuh dapat mengakibatkan kelumpuhan, kemandulan dan lemahnya fungsi tubuh. Selain itu triclosan yang menumpuk dapat menyebabkan pendarahan otak, penurunan fungsi kelamin, masalah jantung bahkan hingga koma.
Bahaya yang terakhir masih dalam kajian lebih lanjut dikarenakan penyebab hal tersebut tidak hanya triclosan semata, namun juga bersama-sama dengan zat kimia yang lain. Selain itu ada bahaya dari zat kimia lain yang sejenis yakni triclorocarbon yang juga zat anti-bakteri. Sebuah penelitian pada tikus menyebabkan terhambatnya proses reproduksi dan menimbulkan resiko kanker. Oleh karena itu sebaiknya anda memakai produk anti-bakteri dengan bijak karena dapat menyebabkan masalah jangka panjang.
Pada musim hujan seperti ini tidak sedikit di beberapa wilayah Indonesia mengalami banjir, kota yang paling terkena banjir adalah jakarta. Banjir bisa menyebabkan berbagai penyakit muncul, kemudian mewabah di masyarakat. Salah satu penyakit yang dibawa oleh banjir adalah penyakit leptospirosis.
tikus contoh pembawa leptospira
tikus contoh pembawa leptospira

Pengertian penyakit leptospirosis

Apa itu penyakit leptospirosis. Penyertian Penyakit leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang bernama leptospira. Umunya bakteri ini terdapat pada kotoran dan kencing hewan tertentu, salah satunya adalah tikus. Jadi sangat memungkinkan sekali ketika terjadi banjir, dimana air meluap ke mana-mana, kencing tikus yang terjangkit bakteri leptospira pun juga ikut tersebar. Masyarakat yang terkena pun akan beresiko terjangkit penyakit tersebut di atas.
Bakteri leptospira yang bisa menyebabkan penyakit leptospirosis ini dapat masuk ke tubuh manusia melalui luka yang terbuka dan juga makanan yang terkena bakteri tersebut. Jadi, berhati-hatilah apabila mempunyai luka di sekitar kaki atau daerah tubuh yang mudah terkena air banjir, karena ada kemungkinan air banjir tersebut sudah tercampur kotoran tikus yang tercampur bakteri leptospira. Bahaya dari Bakteri leptospira jangan dianggap remeh, karena jika bakteri tersebut sampai menginfeksi otak manusia, leptospirosis bisa menyebabkan kematian.
Pengertian penyakit Leptospirosis - Penyebab - Gejala - Cara mencegah
siklus penyebaran bakteri leptospira

Gejala penyakit leptospirosis

Gejala penyakit pada penyakit leptospirosis mudah diamati, diantara lain demam, pusing, muntah dan nyeri-nyeri pada otot, dan ada juga yang mengalami mata merah. jika kamu atau orang di sekitar kamu sudah menampakkan gejela seperti tersebut di atas, jangan menggap remeh, namun juga tetap tenang, kemudian segeralah membawa pasien ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan pertolongan lebih lanjut, agar tidak terjadi hal-hal yang lebih beresiko lagi.

Cara Pencegahan penyakit leptospirosis

Untuk mencegah agar tidak terkena penyakit leptospirosis tidak sulit namun juga harus hati-hati. yaitu dengan menjahui lokasi banjir atau genangan air kotor ketika kamu sedang menderita luka terbuka di daerah yang mudah terkena air, seperti kaki atau tangan. Apabila memang harus melewati daerah tersebut, gunakan penutup pada lukamu, misalnya seperti plastik tebal atau kalau perlu gunakan spatu boot agar tidak terkena air, dan untuk mengurangi resiko terkena bakteri berbahaya tersebut.
Namun bukan berarti penyakit tersebut hanya ada di daerah banjir, seperti yang telah kita ketahui, tikus mudah kita jumpai di rumah-rumah yang banyak makanan sisa. ada kemungkinan juga di rumah kita ada terdapat tikus yang kotoran atau air kencingnya mengandung bakteri leptospira. Jadi jangalah kebersihan perabot di rumah, simpan perabot makan seperti piring, sendok, gelas dan lain-lain di tempat yang tidak memungkinkan tikus untuk menginjak-injaknya.
Itulah penjelasan mengenai bakteri leptospira yang bisa menyebabkan penyakit leptospirosis, penyebab dan cara pencegahannya. Semoga bisa menambah pengetahuan kesehatan kamu  dan dapat terhindar dari penyakit berbahaya ini